26 Mar

Pada suatu waktu, ada seorang pemuda yang gemar memainkan biola, dia memiliki impian agar dapat menjadi pemain biola handal spt Bognini, akan tetapi seiring berlalunya waktu, kemajuan yg didapat pemuda ini sangatlah minim, sehingga ke dua orang tuanya merasa anaknya ini tidak memiliki bakat dalam memainkan biola, tapi mereka takut untuk berkata jujur karena dapat melukai harga diri anak mereka.
tidak lama kemudian pemuda ini ingin berguru pada biolis senior, ketika pertama kali bertemu, sang guru berkata, coba mainkan beberapa lagu, mulailah pemuda ini membawakan lagu-lagu ciptaan Bognini, akan tetapi gesekan biolanya terdapat banyak kelemahan sehingga tidak nyaman didengar. setelah selesai membawakan beberapa lagu, sang guru berkata “mengapa kamu sangat suka memainkan biola?”, pemuda itu berkata “saya ingin sukses, saya ingin menjadi spt Bognini”, sang guru berkata lagi “apakah kamu gembira?” pemuda itu menjawab “saya sangat gembira.”
sang guru pun mengajak pemuda itu berjalan2 ditaman bunganya, dan berkata “nak, kamu sangat gembira, hal ini menjelaskan bahwa kamu telah berhasil, tidaklah perlu menjadi suatu keharusan berhasil spt Bognini, dalam pandangan saya, gembira itu sendiri merupakan suatu keberhasilan.”
pemuda pun tersentuh dan sadar satu hal, bahwa kegembiraan adalah keberhasilan yg membutuhkan biaya terendah dan juga resiko terkecil di dunia ini, dan bisa memberikan manfaat bagi manusia. jika meninggalkan kegembiraan dan mencari yang lain, seseorang mungkin sekali akan terjerumus di dalam lumpur kekecewaan, kebingungan dan kerisauan.
api yang bergelora di dalam hati sang pemuda ini sejak saat itu pun menjadi padam, tenang, ia masih sering memainkan biola, tapi sudah tidak terbelenggu oleh impiannya ingin menjadi spt Bognini. siapakah pemuda ini? ia adalah Albert Einstein, seumur hidupnya ia masih gemar memainkan biola, walau permainannya tetap buruk, akan tetapi ia bisa mendapatkan kegembiraan tersendiri.
kegembiraan berarti keberhasilan, inilah filosofi kehidupan yang penuh dengan kecerahan.
7 Responses for "Jos is successfullness"
Ok Sukses selalu dan Tetap Semangat !
betul bgt tuh
Bilah9’s last blog post..Blog pengecut-kurang kerjaan???
Eddy : Trims, sukses juga buat bapak
Bilah9 : hehehe trims da mampir prend!
Apa itu artinya kita biarkan cita2 kita mengalir dan menyilahkan cita2 kita yang memberi jalan hidup kita? Btw Otak Einstein lebih berguna dari pada gesekan tangannya ya…tentunya untuk orang lain lho.
poo’s last blog post..Balada Seorang Kiper
poo : cita-cita tetap harus dikejar, tapi tidak perlu terlalu “memaksa”. tar klau ga tercapai.. yg ada malah putus asa, tetep berusaha, nikmati dan tanpa beban. ya sapa tau cita2 yg kamu impikan bukan tempatmu yg sebenarnya, spt om Einstein.. dia ga bakat main musik, tapi bakat jadi penemu.
Albert Einstein-nya kok nggak Melet (menjulurkan lidahnya)
Qie’s last blog post..DEMAM TAG
Qie : hehehehe maunya pasang pic yg melet, tapi kurang gimana gitu hehehe, thanks
Leave a reply