22 Apr

Karakteristik yang serba ingin tahu, keinginan kuat untuk independen, dan memimpikan kebebasan, anak di bawah 18 tahun menjadi sasaran utama industri rokok, mengutip pula dari dokumen rahasia “Perokok remaja : strategi dan peluang“, RJ Reynolds Tobacco Company Memo Internal 29 Februari 1984, perokok remaja merupakan faktor penting kehidupan industri rokok. remaja adalah sumber potensial untuk menggantikan pasar perokok veteran yang meninggal akibat penyakit-penyakit yang dibawa rokok.
Pada periode 70an perokok termuda adalah kelompok umur 15 tahun. tapi pada 2004 perokok termuda sudah pada kelompok usia 7 tahun! menurut catatan deputi perlindungan anak di kementrian pemberdayaan perempuan.hal ini terjadi karena gencaranya promosi dengan jargon-jargon populer yang menyasar pasar remaja. jargon iklan dirancang sesuai karakteristik remaja yang menginginkan kebebasan, independensi dan pemberontakan pada norma-norma. tak puas lewat iklan di media massa dan media luar ruang, industri rokok juga masuk menjadi sponsor even-even anak muda, seperti konser musik, pemutaran film, seni, budaya, keagamaan dan olahraga. mereka juga tak segan membagikan rokok gratis sebagai imbalan pembelian tiket masuk. padahal hal ini bertentangan dengan peraturan pemerintah nomor 19 tahun 2003.
Indonesia 5 besar konsumen rokok dunia.
Survey WHO menemukan lima juta orang meninggal setiap tahun karena penyakit degeneratif akibat rokok, seperti kangker paru dan jantung koroner, di indonesia sendiri, survei demografi Universitas Indonesia mencatat 427.948 orang meninggal setiap tahun akibat penyakit yang dipicu konsumsi rokok.
Besarnya angka itu tak lepas dari tingginya konsumsi rokok di republik ini. dalam daftar negara konsumen rokok terbesar 2002, indonesia berada pada posisi kelima dengan konsumsi 208 miliar batang per tahun. indonesia hanya kalah dari negara-negara kaya seperti tiongkok yang melahap 1.634 triliun batang, amerika dengan 451 miliar batang, jepang dengan 328 miliar batang, dan rusia 258 miliar batang.
Dengan tingkat konsumsi tersebut, tak heran bila 69% pria di indonesia adalah perokok aktif, angkat itu tertinggi di asia, seperti tiongkok yang 53,4%, india 29,4% dan thailand 39,3%. tingginya konsumsi rokok suatu negara berbanding lurus dengan tingkat kematian warganya. ini tak lain karena dalam sebatang rokok ditemukan lebih dari 4 ribu kimia berbahaya dan 43 zat pemicu kanker. dalam sebatang rokok sepanjang telunjuk itu!. hampir separonya berisi zat beracun seperti hidrokarbon, karbon monoksida, logam berat, tar, dan nikotin yang memicu kecanduan.
Berita lebih buruknya!

Dari 141,4 juta perokok di indonesia, sekitar 84,4 juta adalah warga miskin yang berpenghasilan kurang dari Rp.20 ribu per hari, dalam survei KPAI juga ditemukan lebih dari 43 juta anak indonesia (64,2%) hidup serumah dengan perokok sehingga ikut menjadi perokok pasif. resiko gangguan kesehatan mereka meningkat. karena anak-anak yang terpapar asap tembakau sejak dini rentan mengalami pertumbuhan paru yang lambat, lebih mudah terkena bronkitis, infeksi saluran pernafasan, infeksi telinga serta asma. akbibatnya sekitar 43 juta anak usia hingga 18 tahun terancam penyakit mematikan.
Survey
(sumber : survei global youth tobacco survey 2006 WHO terhadap siswa berusia 13-15 tahun di pulau jawa)
MAU JADI APA DUNIA INI……. kedepan indonesia berisi generasi pesakitan dan mandul….
STOP DAMN SMOKE TODAY GUYS!!
11 Responses for "Anak & Remaja Korban Industri Rokok"
Sorry Oom, aQ bukan pecandu rokok dan gak ngeRokok…?
merokok itu merusak tubuh kita dan hanya membuang2 dan membakar uang aja… Bener gak oom pendapat-Ku kale ini!!!!!
umur tujuh tahun udah ngorkok ??
*gk ngasih koment banyak2 , termasuk perokok pasif neeeh…kena imbas asep rokok hampir tiap hari di bis kota*
Saya pernah masuk kampus yang bertuliskan ” Bukan saya yang menghisap rokok tapi rokoklah yang menghisap kesehatan kita”
Kyaknya betul juga tuh. Jangan lupa di kasih papan di atas shoutboxmu” No smoking area”
di kampusku dilarang ngerokok…
tapi tetep aja bahkan ada dosen yg ngerokok!!
Qie : bener om! kasih 100 perak!
Jingga : pemerintah ni harus mulai teges bikin peraturan, tempat umum harus bebas asap rokok!
Poo : Good idea prend!
Joanne : dosen yg ga tau diri.
huuuu…perokok kalo dah cebul cebul di tempat umum tuh bikin q gregetan looo..biasanya q kasi tatapan tajam.. *n seringnya nggak mempan..kali-kali aja q butuh bawa piso yaa..hihi.. hentikaaaan rokok di tempat ummuum!!!!!!!! *klontang prang glodak buk
tampang badak bun, wis ga ngurus sapa2, dunia milik sendiri bagi orang kayak gitu, egois, ga mau tau,super cuek.
rokok….ehm enak. Rasanya kecut kalau gak kena asap yang satu ini.katanya sih, soale aku sendiri gak ngerokok.
makanya orang miskin cepat mati kali yaa…..
rok kok?
kerokan karo mbengok-mbengok?
Semut : katanya si begitu, kecut, masalah kebiasaan aja sih, klau kuat melawan pasti bisa hilang. bagus om klau ga ngerokok! salut!
Ndoro : hahahaha, iso ae sampean
thx banget bos infonya…
ini sangat bermanfaat bagi tiap orang yg baca…
Leave a reply