Cerita Sepotong Celana




Suatu hari ada seorang pria yang membeli celana panjang baru untuk menghadiri undangan reuni teman SD nya, sesampainya dirumah dicoba sekali lagi celana tersebut, ternyata dia merasa klau celana baru tersebut kepanjangan 10cm, karena pria ini tidak bisa menjahit maka dia meminta tolong kepada ibunya untuk memperbaiki, sayang ibunya tidak bisa membantu karena sedang tidak enak badan dan ingin tidur lebih awal. kemudian dia mencari istrinya untuk meminta tolong memperbaiki celana barunya, tetapi istrinya bilang klau dia masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan. sang pria tidak putus asa, dia kemudian mencari anak perempuannya untuk minta tolong memperbaiki celana barunya tersebut. tapi lagi2 anaknya tidak bisa membantu karena dia sudah punya janji pergi ke pesta dengan teman prianya.

akhirnya sang pria tersebut berpikir klau memang demikian biarlah besok dia memakai celana panjang yang lama untuk menghadiri undangan reuninya tersebut.

malam itu ibu si pria berpikir “anakku itu biasanya sangat berbakti kepadaku, bila dia meminta bantuan tidaklah baik jika ditolak” maka sang ibu bangun dan memperbaiki celana anaknya tersebut, dipotongnya celana itu sepajang 10cm.

setelah agak malaman si istri pria itu telah menyelesaikan semua pekerjaannya dan berpikir “suamiku ini biasanya sangat sabar, klau tidak bisa mengerjakan sendiri baru minta tolong karena itu tidaklah baik klau sampai ditolak.” maka sang istri memperbaiki celana itu dan memotongnya sepanjang 10cm.

ketika putri pria itu pulang dari pestanya, saat tiba dirumah tengah malam dia berpikir, “ayah tidak melarangku pergi pesta malam ini dengan teman priaku, sudah seharusnya aku berterima kasih kepada ayah” maka dipotonglah celana ayahnya 10 cm.

 celana pendek

keesokkan paginya, ketiga wanita ini masing-masing menceritakan kepada pria tersebut bahwa mereka telah memperbaiki celana barunya. dengan terkejut si pria mencoba celana barunya tersebut. ternyata memang sudah sangat kependekan! dan bagaimanakah reaksinya?

si pria tertawa terbahak-bahak dan berkata “aku pasti akan memakai celana ini untuk ku perlihatkan pada teman-teman sekolahku, memberitahu bahwa ibu,istri dan anakku sangatlah memperhatikan diriku!”

akhirnya memang teman-teman sekolahnya memuji keluarga si pria sebagai keluarga yg harmonis.

bagaimanakah jika hal ini terjadi pada anda? apa reaksi anda ketika celana baru anda ternyata dipotong terlalu pendek?

ketika hati ini sangat kecil, dunia juga akan berubah menjadi kecil, kecilnya hingga mencemooh keindahan sehelai daun.

ketika hati ini sedang kacau, jalannya berubah menjadi banyak, sehingga kita tersesat di jalan-jalan itu…

(The Epoch Times)

  • Filed under: Bercanda
  • Related Post


    13 Responses for "Cerita Sepotong Celana"

    1. Hans Hans May 3rd, 2008 at 3:29 pm 1

      maksudnya apa to bung xero? musti bisa ngeliat dr sisi positifnya gitu yah? *garuk2 kepala

    2. Lemonjuz Lemonjuz May 3rd, 2008 at 3:35 pm 2

      Pria itu sangat sabar, ga ada yg mau memotongkan dia ga marah, semua motongin, dia pun jg ga marah. Bener2 suami idaman wkk wkk

    3. rama rama May 3rd, 2008 at 4:42 pm 3

      hebat ya, klo saya mungkin udah ngamuk2,.. cerita yg bagus mas rampok… hueheu..

    4. SyamSyah SyamSyah May 3rd, 2008 at 9:03 pm 4

      Laki2 jempolan… nggak banyak laki2 seperti cerita diatas… yg banyak… ngamuk… marah…

    5. xero xero May 4th, 2008 at 1:52 am 5

      Hans : bantuin garukin pala!! wah belum kramas lama ni, banyak kutu na :P itu cerita soal kesabaran, dan keluarga yg saling menyayangi.

      Lemonjuz : hehehe keluarga idaman tante!

      Rama : trims da dibaca prend!

      Syam : hehehe sampean termasuk yg mana nih?

    6. poo poo May 5th, 2008 at 10:21 am 6

      Suami yang gagal membentuk komunukasi yang sehat dalam keluarganya. Pondasi yang baik atas kepolosan dan suka menolong tak dibarengi inisiatif untuk bertanya.

    7. Fiz Fiz May 5th, 2008 at 10:41 am 7

      Benar-benar lelaki idaman. Yang jelas bukan Xero kan????? Soalnya belum punya anak sih….!!!! *kabooor

    8. xero xero May 5th, 2008 at 11:51 am 8

      Poo : wah benar2 pemikiran diluar kotak! sampean hebat! :D *minta tanda tangan! eh tapi itu kan urutan waktunya berbeda2 prend?

      Fiz : hehehehehe betul, maksudmu apa? *kejaar

    9. bayoe-bayoe blog’s » Blog Archive » Cerita Sepotong Celana bayoe-bayoe blog’s » Blog Archive » Cerita Sepotong Celana May 30th, 2008 at 11:43 am 9

      […] sumber : www.artiku.com […]

    10. herry herry June 18th, 2008 at 3:49 pm 10

      gw kok ga bs ketawa baca crita ini..yaaa lucu siihh tp ga th gw ga bs ketawa cmn senyum aja duikits.

      hehehehe meski sedikit yg penting di syukuri masih bisa ketawa

    11. Celana murah Celana murah March 10th, 2009 at 9:13 pm 11

      I usually don’t post in Blogs but your blog forced me to, amazing work.. beautiful

    12. budi budi September 7th, 2009 at 11:52 pm 12

      Wah memang pria yang sangat berpikir positf dan hasialnya apapun adalah keluarga yang sangat disayangi,dan karyanya bukan sesuatu yang jelek tetapi sesuatu kenangan yang bisa dibanggakan apapun hasilnya,cerita yang bagus !!!!!!

    13. Summer Camps Summer Camps October 30th, 2010 at 2:50 pm 13

      Best you should change the page subject Cerita Sepotong Celana to something more suited for your subject you create. I enjoyed the post yet.


    Leave a reply


    Say it

      Dengan atau tanpa agama, Anda bisa melihat orang baik berbuat baik dan orang jahat melakukan kejahatan. Tapi agar orang baik tidak melakukan kejahatan, dibutuhkan agama.
      Steven Weinberg 1933

    Advertisement


    Category

    My Links






    Meta

    Calendar

    May 2008
    M T W T F S S
    « Apr   Jun »
     1234
    567891011
    12131415161718
    19202122232425
    262728293031  

    UserOnline

    ShoutBox

    Information