5 Nov

Ada sebuah cerita seseorang yang baru saja meninggal, didalam perjalanannya menuju ke neraka, dia melihat sebuat istana yang sangat megah berkilauan cahaya emas, dan tanpa diduga pemilik istana itu memberikan tawaran pada orang tersebut untuk tinggal di istananya. Orang itu berkata kepada pemilik istana, “Selama didunia saya telah bersusah payah sibuk seumur hidup, saya sudah bosan bekerja, saya hanya ingin makan dan tidur sepuasnya”.
Pemilik istana kemudian menjawab, “Jika itu yang menjadi keinginan anda, maka tidak ada tempat lain lagi yang lebih sesuai dari istanaku ini, di istanaku ini ada makanan dan minuman yang lezat dari darat maupun lautan, anda ingin makan apa saja makan sepuasmu tidak ada yang menghalangi. saya juga punya kasur yang sangat nyaman, anda ingin tidur berapa lama maka tidurlah juga tidak ada orang yang akan menganggu anda, dan saya jamin tidak ada pekerjaan apapun yang perlu anda kerjakan”.
Maka tinggalah orang tersebut di istana itu, pada awalnya orang itu setelah makan lalu pergi tidur, setelah bangun tidur lalu makan lagi, dia merasa sangat senang, akan tetapi lambat laun dia merasa agak kesepian dan hampa. Maka dia mencari pemilik istana. Orang itu mengeluh dan berkata, “Hari-hari semacam ini jika dilalui dengan hanya makan dan tidur saja, jika dilewati terlalu lama juga tidak ada artinya. saya sekarang sudah menjadi gendut, kehidupan seperti ini tidak membuat saya tertarik lagi, bisakah anda memberikan saya pekerjaan?”.
Pemilik istana menjawab, “Maafkanlah kami disini selamanya tidak akan pernah ada pekerjaan”.Selang beberapa bulan, orang ini sudah sungguh-sungguh tidak tahan lagi, kembali dia menemui pemilik istana. Orang itu berkata “Jika terus seperti ini saya sudah tidak tahan lagi, jika tetap saya tidak mendapat pekerjaan, lebih baik saya pergi ke neraka”.
Pemilik istana tertawa mendengar perkataan orang itu, “Apaka anda mengira di sini adalah surga? Dari semula di sini adalah neraka!”. Kehidupan yang nyaman ternyata juga adalah semacam neraka, walaupun tidak ada gunung pisau untuk didaki, tidak ada lautan api yang harus dikarungi, tidak ada kuali minyak mendidih yang harus diceburi, tetapi kenyamanan bisa sedikit demi sedikit menghancur leburkan cita-cita anda, mengikis jiwa anda, bahkan bisa membuat anda seperti mayat hidup.
Tidak mengerjakan apapun adalah semacam kehampaan yang sangat menderita. Sedangkan ketika setiap hari sibuk dengan berbagai urusan adalah semacam kepadatan yang membahagiakan, Jangan lupa, “Hidup dalam penderitaan, mati dalam kedamaian dan kebahagiaan”
Sumber The Epoch Time
19 Responses for "Jenis Lain Dari Neraka"
cerita yang bagus, makanya jangan suka mengeluh kalo hidup ini sibuk dan padat ya..
wah salah tuh orang seharunya jangan minta kerjaan, tapi minta bidadari cantik yang banyak dan obat kuatnya sekalian hahaha
eh pak ngemeng², PR blog ini kok ikutan blogku jadi 0 ?? atau saya salah lihat ya??
wuah postingan yang bagus nih…. padahal kita sering banget ya ngeluh
ga puas sama kehidupan sendiri.. maunya enak2 aja heheheh
umm..ummm…… *mikir*
hari ini adalah pelajaran, hari esok pun sama…opo iki
mas..
aku copy ya artikelnya…
btw disadur langsung dari epoch time ya?
Kalimat terakhir kok mirip semboyan Die Hard 4.0 ya??? “Live Free or Die Hard”
haha..berarti kita lagi di surga donk..
hidup adalah perjuangan..
:kutubuku: obama jadi presiden AS, kapan ya warga keturunan CINA bisa jadi presiden di INDONESIA ? :alis:
wah xero , inspirating nehhh
gw juga kalo kebanyakan libur pasti jadinya kangen ngantor , tapi kalo ngantor ngeluh mlulu
wah bagus tuh artikelnya..
saya jadi teringat kejadian semalam.
baru saya sadari ternyata di bagian belakang permen FOX’S ada kalimat inspiratif.
Waktu itu saya dapat “Dibalik kesulitan ada sifat yang hebat”
nah kalo ga ada kesulitan seperti cerita di atas ga hebat dunk jadinya.
mmmmm…..kaya ikan di akuarium kali ye…
Hidup penuh liku2
wew kok dadi 0 om PR e?
Inspiratif sekali mas, saya jadi terharu niy. Memang bener sekali kisah itu, Jalan ke neraka memang selalu menggiurkan dan tanpa halangan. Berbeda dengan jalan menuju kesuksesan, selalu berliku dan terkadang perlu pengorbanan.
Makasih banget mas, Semangatttt!
kalau ada lappie plus koneksi internet .. kaya’nya oke juga tuh
[…] Sumber. Enjoyed this post? Subscribe via RSS. Thanks for visiting! […]
saya sependapat dan ini memang sebuah filosofi hidup yg bermakna ,……..saya juga menerapkan hidup untuk selalu menjalankan misi2 saya kapan misi itu selesai ,,,adalah setelah saaya mati
Mo Tanya…yg d Critain di Cerita Tuh Orang pa Hewan ya kk??trusss caranya wat Emoticon gemana??:senyum:
cool.. !
Leave a reply