Waspada Wabah Difteri di Jawa Timur




 waspada difteri vaksin DPT

Gubernur Jawa Timur Soekarwo menetapkan kejadian luar biasa (KLB) difteri di seluruh Jawa Timur, sejak januari hingga oktober 2011 terdapat 328 anak-anak di Jatim terserang difteri dan sebelas diantaranya meninggal dunia.

Warga agar melakukan langkah preventif dan kuratif agar difteri tidak semakin menyebar ke daerah yang belum terkena,” kata Gubernur Jatim Soekarwo Senin, 10 Oktober 2011.


Kementerian Kesehatan (Kemenkes) akan mengirimkan sebanyak 50.000 vaksin guna mengatasi wabah difteri yang melanda Provinsi Jawa Timur (Jatim).

Merebaknya wabah ini membuktikan banyaknya bayi yang tidak mendapatkan imunisasi DPT (difteri, pertusis/batuk rejan dan tetanus), padahal vaksin DPT wajib diberikan untuk mencegah penyakit difteri yang menyerang tenggorokan/pernapasan, pertusis (batuk rejan) dan tetanus (infeksi akibat luka yang menimbulkan kejang-kejang).

Vaksin ini diberikan sebanyak lima kali dan pertama kali saat bayi berumur lebih dari enam minggu, dilanjutkan saat bayi berumur 4 dan 6 bulan. Ulangan DPT diberikan saat umur bayi 18 bulan dan 5 tahun. Untuk memperkuat bisa dilakukan pada anak umur 12 tahun dan kemudian dilakukan lagi setiap 10 tahun.

Kemenkes Prof dr Tjandra Yoga Aditama SpP(K), MARS, DTM&H, DTCE menuturkan bahwa difteri adalah infeksi di saluran napas, jika anak demam dan mengalami gangguan pernapasan kemungkinan terkena difteri.

Difteri adalah infeksi yang disebabkan oleh bakteri Corynebacterium diphtheriae yang menyerang saluran pernapasan terutama laring, amandel dan tenggorokan. Penularannya melalui percikan ludah yang berasal dari penderita atau benda-benda yang sudah terkontaminasi bakteri, dan gejala umumnya timbul 1-4 hari setelah terinfeksi.

Gejala yang muncul adalah demam, nyeri tenggorokan ringan, nyeri saat menelan, amandel tertutup selaput lendir, mungkin terjadi pembengkakan kelenjar getah bening di leher dan napas berbunyi. Jika dicurigai difteri bisa dilakukan pemeriksaan apus tenggorokan dan diperiksa di laboratorium.

  • Filed under: Tips
  • Related Post


    10 Responses for "Waspada Wabah Difteri di Jawa Timur"

    1. Rahmat Rahmat October 22nd, 2011 at 10:11 pm 1

      Semoga cepat teratasi wabah difteri ini.

    2. Hariez Hariez November 2nd, 2011 at 9:17 pm 2

      waduhh ???? mesti waspada ini mah… :roll:

      -salam hangat-

    3. Doni Punya Blog Doni Punya Blog November 11th, 2011 at 11:17 am 3

      Baru denger nih,,bahaya juga perlu waspada
      Kunjungi web flash saya juga yah. Tiger Flash

    4. Pasir Gadog Pasir Gadog December 1st, 2011 at 10:42 am 4

      Hati2lah..Kesehatan segala-galanya..Jadi lebih baik mencegah dari pada mengobati…

    5. Iklan Baris Iklan Baris December 1st, 2011 at 3:54 pm 5

      Ikut menyimak artikelnya Gun :-)

    6. indobeta indobeta December 15th, 2011 at 1:31 pm 6

      serem banget ya, semoga cepat teratasi

    7. kerajinan tembaga kerajinan tembaga February 7th, 2012 at 7:48 pm 7

      jaga kesehatan dan waspadai penyakit

    8. Media cepat hamil Media cepat hamil September 6th, 2013 at 10:30 am 8

      Wabah penyakit sering membuat kita takut, selalu jaga kesehatan dan jaga kebersihan. Semoga segera diatasi …

    9. Voucher Pendidikan Voucher Pendidikan October 10th, 2013 at 5:54 pm 9

      mantap gaaaannnn…..

    10. Download Software FlashGet Download Software FlashGet November 14th, 2013 at 3:47 pm 10

      Semoga cepat teratasi…


    Leave a reply


    Say it

      Dengan atau tanpa agama, Anda bisa melihat orang baik berbuat baik dan orang jahat melakukan kejahatan. Tapi agar orang baik tidak melakukan kejahatan, dibutuhkan agama.
      Steven Weinberg 1933

    Advertisement


    Category

    My Links






    Meta

    Calendar

    October 2011
    M T W T F S S
    « Jul   Jan »
     12
    3456789
    10111213141516
    17181920212223
    24252627282930
    31  

    UserOnline